Rabu, 22 Februari 2023

Mari Mengenal Rampak Bedug

Kebudayaan Nusantara yang beragam, adiluhung, dan sangat kaya menjadi kepribadian bangsa dan modal untuk meraih kemajuan.

22 Februari 2023, aku mengunjungi sekolah ku. SMKN 1 Pandeglang tempat aku menimba ilmu. Aku memasuki ruangan yang masih ku ingat ruangan ini  digunakan untuk latihan berbagai macam kesenian, tempat rapat, tempat berolahraga dan lain-lain. Ruangan itu adalah ruangan serba guna. Ku lihat bedug berbaris di atas panggung yang ada di ruangan itu. Kebetulan aku sedang bersama temanku yang merupakan duta seni pelajar nusantara 2019. Ia pun banyak menjelaskan mengenai kesenian rampak bedug ini. 

Menurut sejarah, awal berdirinya rampak bedug ini di kabupaten Pandeglang. Rampak artinya serentak, jadi seni rampak bedug ini adalah tabuhan bedug dengan serentak sehingga menghasilkan suara yang enak didengar. Dulunya seni rampak bedug ini bukan seni pertunjukan melainkan tradisi yang biasa disebut ngadu bedug antar kampung dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, sampai pada akhirnya rampak bedug ini dikemas dalam seni pertunjukan. Kemudian, mulailah diiringi oleh gerakan gerakan tari dengan pemainnya laki-laki dan perempuan. Dalan tarian rampak bedug ini terdapat gerakan silat khas Banten yang diiringi sholawat dengan busana islami sesuai dengan ciri khasnya Banten yang religius.

Tarian rampak bedug ini memiliki pesan yang religius, karena dalam tarian ini diiringi oleh sholawat. Untuk propertinya ada bedug besar yang digunakan sebagai properti penarinya, ada bedug kecil yang biasa digunakan oleh pemusik yang bertujuan untuk mengatur tempo, irama, dan dinamika musik yang dimainkan. Ada tilingtit dan stik/panakol untuk alat pemukulnya, ada juga anting karam. Semuanya ditata dengan sejajar dan rapi menggunakan sanggaan khusus kemudian dipukul keras dan serentak.

Nah, jadi Rampak Bedug ini adalah kesenian yang berasal dari Pandeglang. Sebagai masyarakat Indonesia yang memiliki berbagai macam kebudayaan, bahasa, dan kesenian diharapkan untuk selalu mencintai dan melestarikannya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar